Kamu Pendaki Amatir? Simak 5 Tips Mendaki Gunung Berikut!

0

“Tidak akan pernah ada puncak yang sanggup kau daki, jika tidak ada langkah kecil yang mengawali”

Hello sobat vakanser!

Tulisan ini merupakan kumpulan tips-tips andalan dari penulis dan juga rekan-rekan pendaki yang biasa disampaikan saat mengajak seseorang untuk memulai suatu pendakian perdana agar misi mencapai puncak dan kembali ke rumah dengan selamat tercapai. Nah! bagi sobat vakanser yang masih merasa noob ahaha (just kidding) maksutnya amatir dalam hal pendakian lets check 5 Tips Mendaki Gunung berikut :

Persiapan Menentukan Keberhasilan

Siapkan mental dan fisik kalian seprima mungkin. Buang semua anggapan bahwa mendaki gunung itu susah (Ingat! Selemah-lemahnya manusia adalah yang menyerah sebelum berjuang, hehe) So, ubah mindset kalian dari susah menjadi menyenangkan. Selanjutnya, untuk masalah fisik persiapannya mudah dan sederhana, gak perlu nge-gym atau olah raga berat. Mulai dengan latihan rutin setiap pagi atau sore selama tiga hari berturut-turut dalam durasi minimal 30 menit dan maksimal 1 jam. Untuk menambah semangat, kalian bisa mengajak si doi. Kalau gak punya? ya doi-nya teman juga boleh :))

Bawa Perlengkapan Sewajarnya

Gunakan perlengkapan mendaki sewajarnya, tidak perlu membawa lima karung kayu bakar apalagi tabung gas elpiji 12kg. Inti dari perlengkapan adalah hanya sebagai media pendukung kita untuk mencapai puncak dan kembali dengan selamat. Jadi ya barang-barang yang dibawa jangan kayak orang pindahan rumah. Pertama adalah tas gunung (carrier), Selanjutnya, pakailah pakaian berbahan wol atau katun serta sediakan baju ganti (jangan pernah memakai pakain berbahan jeans karena sangat sulit kering jika basah). Lalu, jangan lupa gunakan jaket yang bisa menjamin kalian tidak kedinginan, jangan ragu pakai jaket berlapis. Terakhir, pakailah sepatu yang nyaman dan kuat, gak harus sepatu tracking yang mahal, sepatu sneaker biasa tidak masalah.

INGAT !  JIKA INGIN GRATIS, PINJAMLAH TEMAN ANDA

Jangan Sampai Kelaparan

Namanya urusan perut ya pasti setiap orang memiliki standar yang berbeda-beda. Maka dari itu, teman-teman bisa menyiapkan perbekalan untuk makan dan minum sesuai kebutuhan. Bukan berarti, bawa sebanyak mungkin. Pertimbangkan juga bahwa “semakin banyak bekal yang dibawa semakin berat beban dalam perjalanan”. Nah, sobat vakanser yang masih merasa amatir dalam pendakian gunung jangan terlalu bingung masalah makan dan minum. Sebenarnya dengan 2 botol air mineral ukuran 1,5 liter dan beberapa lapis roti manis, kita sudah bisa mendaki sebuah gunung dengan ketinggian minimal 2000 mdpl. Tetapi jika kalian belum terbiasa bawa saja makanan dan minuman secukupnya seperti 2 botol air, roti manis, nasi, mie instan dan coklat. Sama satu lagi, jahe yang sudah direbus (konon ini bisa menambah keperkasaan selama pendakian).

Jangan membawa dan mengonsumsi minuman beralkohol. Meskipun menawarkan sensai hangat di awal, pada akhirnya juga akan dingin di akhir. Karena minuman beralkohol dapat memicu membesarnya kapiler darah yang mengakibatkan tubuh sobat semakin rentan terkena hipotermia.

Baca juga: Gunung Penanggungan: Sangat Cocok Bagi Pendaki Pemula

Siapkan Peralatan Penunjang

Jangan lupa membawa peralatan penujang seperti jas hujan, korek api, senter, matras, sleeping bag, tenda, kompor, alat makan, pisau dan tentunya perlengkapan P3K. Satu hal lagi bungkus semua peralatan yang kalian bawa dengan kantong plastik (kresek) agar tidak basah atau tercampur dengan pakaian kotor. Semua peralatan penunjang bisa kalian sewa dengan mudah dengan harga yang sangat terjangkau. Tapi ingat! meminjam lebih irit daripada menyewa.

Patuhi Aturan yang Berlaku

Daftarkanlah rombongan anda ke pos pendakian yang ada di gunung tersebut. Saat mendaki usahakan sobat vakanser bersama dengan teman yang pernah mendaki gunung atau sudah berpengalaman dalam hal pendakian. kalau memang punya duit lebih yah sewalah tour guide (untuk harga bisa dinego sendiri). Jika sobat vakanser tidak memakai tour guide maka pilihlah jalur pendakian yang aman dan sudah disediakan (jangan mudah tergiur jalur tercepat karena, biasanya yang cepat itu berat, lebih baik yang lambat saja asal selamat). Paling akhir dan jangan sampai dilanggar adalah Patuhi semua rambu dan petunjuk yang ada di gunung tersebut.”

Well, sekian 5 Tips Mendaki Gunung bagi teman-teman yang baru mencoba. Oh ya! satu lagi petuah dari penulis :

Jangan pernah mendaki gunung sendirian ! Jika kalian butuh teman, penulis siap menemani ” (for single women only)

Author: YM.Halim

Penikmat Kopi-Pengagum Gunung-Penggiat Seni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here