Gunung Penanggungan: Sangat Cocok Bagi Pendaki Pemula

1

Selamat sore para pecinta ketinggian!

Nah, di artikel sebelumnya telah dijelaskan mengenai tips mendaki gunung bagi para pendaki amatir atau istilahnya dalam mobile legendnya “Noob” wkwk. Setelah membacanya, sobat vakanser pasti bertanya-tanya gunung mana yang cocok untuk pendaki amatir?. Tenang sobat!. Tulisan ini bisa menjadi jawabanya. Yups, Gunung Penanggungan adalah salah satu gunung yang bisa di-explorasi oleh para noob. Katanya sih, gunung ini merupakan miniatur dari Gunung Semeru (Masih katanya lho). So, pemandangan yang didapat juga tidak kalah dengan Gunung Semeru gaes.

Untuk melakukan pendakian ke puncak Gunung Penangungan terdapat banyak jalur, tapi yang paling sering dilewati para pendaki adalah via jalur Desa Tamiajeng. Gunung ini hanya memiliki ketinggian 1.653 mdpl tetapi track yang dilalui cukup berat dan terjal. Jangan khawatir, berikut ini saya berikan tips khusus bagi teman-teman tercinta:

1. Siapkan Mental dan Fisik dengan Baik

Meskipun Gunung Penanggungan tergolong gunung yang rendah, namun medan yang dilalui cukup menantang sehingga membutuhkan kondisi fisik dan mental yang prima. Untuk itu, sebelum pendakian persiapkan fisik anda dengan berolahraga. Nggak perlu olahraga yang berat, Jogging aja sudah cukup. Selain fisik, mental juga butuh persiapan. Jangan dikit-dikit mengeluh. Percayalah proses tidak akan menghianati hasil (ini serius bukan pesan moral).

2. Bawa Perlengkapan dan Logistik Secukupnya

Mendaki Gunung Penanggungan bisa dibilang cukup sulit. Mengapa bisa begitu? karena sepanjang rute pendakian tidak terdapat sumber air sehingga kita harus siap membawa air dari bawah. Berdasarkan pengalaman, untuk logistik cukup dengan membawa 2-4 botol air mineral ukuran 1,5 liter dan beberapa roti atau mie instan untuk mengganjal perut agar tidak kelaparan. Sedangkan untuk perlengkapan cukup bawa tas gunung (kalau tidak punya bisa membawa tas biasa), tenda (jika ingin bermalam), pakaian yang tidak berbahan jeans, lampu senter dan yang terakhir adalah jaket supaya tidak kedinginan.

Contoh logistik yang terlalu banyak

3. Lakukan Perjalanan pada Malam Hari

Kenapa saya sarankan melakukan perjalanan pada malam hari ? Karena berdasarkan pengalaman, jika dilakukan pada siang hari itu lebih membutuhkan banyak tenaga yang disebabkan terik panas matahari dan itu sangat berpengaruh terhadap persedian air yang kita bawa sehingga tidak efektif. Sebaiknya jangan mendaki pada hari-hari libur nasional seperti 17 Agustus jika tidak ingin terjebak macet berjam-jam lamanya.

4. Perencanaan Waktu yang Baik

Dalam mendaki gunung penanggungan membutuhkan waktu sekitar 4-5 jam. Upayakan  berangkat antara pukul 18.00 WIB – 21.00 WIB agar bisa bermalam di puncak bayangan. Waktu tempuh dari puncak bayangan ke puncak gunung atau biasa disebut puncak pawitra yaitu sekitar 1 – 1,5 jam. Kalau ingin ke puncak dan menikmati sunrise, upayakan berangkat dari puncak bayangan pukul 03.30 pagi.

5. Berdo’a

Pastinya yang terakhir adalah berdo’a supaya perjalanan kita dari pos awal sampai puncak dan sebaliknya tetap diberikan keselamatan dan kelancaran oleh Tuhan YME. Ingat! “Puncak adalah bonus. Kembali ke rumah dengan selamat adalah tujuan utama.”

Finally, Cukup sekian tips mendaki Gunung Penanggungan, Pesan dari saya Jangan lupa ketika turun bawalah sampah sobat masing-masing karena kebersihan adalah sebagian dari iman (nah ini baru pesan moral hehe)

 

1 COMMENT

Leave a Reply to Backpacker Tampan Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here